<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2985975202342037738</id><updated>2011-11-28T07:20:36.874+07:00</updated><title type='text'>manusia ilham</title><subtitle type='html'>bukan tempat balas dendam hanya berbagi pikiran kepada manusia lain, berbagi ilham, bertukar pandangan.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ilhamwm.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2985975202342037738/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilhamwm.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>ilhamwm</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12537998420744564973</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vTn60hnWntY/SOtxO3vcjYI/AAAAAAAAAAM/YvjSHWQmTKk/S220/101_0744.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>8</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2985975202342037738.post-5992703116106637842</id><published>2008-07-13T06:24:00.000+07:00</published><updated>2008-07-13T06:25:21.558+07:00</updated><title type='text'>MLETHO</title><content type='html'>MLETHO, cukup satu kata untuk menggambarkan bagaiman kebijakan energi pemerintah, mleto berarti tidak aturan, berantakan, tidak mau disiplin, seenaknya sendiri dan nyerempet-nyerempet dengan kata sontoloyo. Cukup aneh kita yang memiliki sumber energi, tapi kita sendiri kekurangan, rasanya saya hampir bosan menuliskan kalimat ini. Tapi itu dia kenyataannya, kita seperti ayam  kelaparan di lumbung padi.&lt;br /&gt;Sekali lagi MLETHO, bagaimana tidak mletho, pemerintah sendiri yang membuat negara ini masuk dalam krisis dengan menaikkan harga BBM, ketika diingatkan, alasan mereka anggaran defisit. Kini ketika pengusaha mengeluh dan mengancam akan menarik investasi baru pemerintah yang hampir sontoloyo ini bingung. Ingat para pengusaha menaruh investasi di Indonesia bukan tanpa perhitungan.&lt;br /&gt;Ada beberapa hal yang menjadi perhitungan para investor, pertama tenaga kerja yang murah, kedua bahan baku yang melimpah dan ketiga adalah negara ini memiliki sumber energi yang lebih dari cukup. Namun kenyataannya pemerintah tidak sadar akan hal ini, dan yang paling vital di masa depan adalah bagaimana mengelola cadangan energi nasional, kita harus bisa menabung, bukan berarti pelit, tapi bagaimana memenuhi kebutuhan diri sendiri lebih dahulu baru kepentingan orang lain.&lt;br /&gt;Sebetulnya itulah prinsip kapitalisme, urus diri sendiri terlebih dahulu, kalau sudah cukup memiliki kemampuan baru kemudian membantu orang lain. Masalahnya pemerintah serba terbalik, dalam berdagang dengan negara lain komunis, terhadap sesama PEDABAT (pedagang yang jadi pejabat) dan PEJAGANG (pejabat yang jadi pedagang) berjiwa sosialis terhadap rakyatnya sendiri menjadi kapitalis, lalu dimana fungsi pemerintah yang semestinya mensejahterakan rakyat, tanyakan saja pada rumput yang bergoyang-goyang&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2985975202342037738-5992703116106637842?l=ilhamwm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilhamwm.blogspot.com/feeds/5992703116106637842/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2985975202342037738&amp;postID=5992703116106637842' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2985975202342037738/posts/default/5992703116106637842'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2985975202342037738/posts/default/5992703116106637842'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilhamwm.blogspot.com/2008/07/mletho.html' title='MLETHO'/><author><name>ilhamwm</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12537998420744564973</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vTn60hnWntY/SOtxO3vcjYI/AAAAAAAAAAM/YvjSHWQmTKk/S220/101_0744.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2985975202342037738.post-3973803977521319662</id><published>2008-03-18T21:16:00.000+07:00</published><updated>2008-03-18T21:18:10.331+07:00</updated><title type='text'>Lampu menyala yang mati</title><content type='html'>Lampu menyala yang mati&lt;br /&gt;Bukan maksudnya bikin bingung seperti keadaan PLN yang bkin lampu mati, nyala, mati, nyala, tapi ini tentang kebijakan menyalakan lampu kendaraan roda duwa alias dogos, alias motor yang mati, yang jelas dimatiin sama pengendaranya. Kalau menurut tips aman berkendara di motorcyclecruiser.com salah satu cara untuk mengurangi risiko kecelakaan adalah selalu beranggapan kita tidak terlihat, yang jelas bukan karena punya ilmu kanuragan atau sejenisnya, kalau yang kaya begitu saya juga mau, tapi tidak terlihat oleh pengendara lain di kaca spion.&lt;br /&gt;Selain menggunakan  pakaian yang berwarna terang, untuk membuat posisi kita mudah terlihat dan dipantau oleh kendaraan lain adalah dengan menyalakan lampu motor. Jujur saja ini salah satu cara yang efektif, pernah saya melakukan percobaan kecil-kecilan sebelum ada aturan ini dengan cara membandingkan antara motor dengan lampu menyala di siang hari dan jika tidak menyalakan lampu dilihat dari spion. Hebatnya kira-kira jarak 500 meter atawa setengah kilo saya masih bisa melihat motor yang lampunya menyala di kaca spion sedangkan yang lampunya mati tidak terlihat karena samar dengan aspal jalan.&lt;br /&gt;Sayangnya masyarakat bahkan juga aparat kurang begitu peduli dengan hal seperti ini. Banyak yang curiga jangan-jangan ini hanya permainan perusahaan bohlam lampu motor saja, padahal dengan lampu menyala lampu motor masih bisa hidup dua tahun lebih, ini juga pengalaman pribadi lho, sewaktu belum ada aturan lampu menyala di siang hari, sampai-sampai dikatain orang gila, bahkan sempat adu mulut sama pak polisi gara-gara lampu motor nyala di siang bolong.&lt;br /&gt;Jadi menyalakan lampu sepeda motor bukan tidak ada alasan yang logis, apalagi dengan banyak kondisi jalan di Indonesia yang rusak karena banjir atau longsor, mudah untuk dipantau bukan hanya membantu pengendara kendaraan yang lain, tetapi juga membantu diri sendiri untuk terhindar dari kecelakaan. Tinggal pilih, mau selametin duwit 20rebu keselamatan terancam atau lampu nyala keselametan bisa dijaga&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2985975202342037738-3973803977521319662?l=ilhamwm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilhamwm.blogspot.com/feeds/3973803977521319662/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2985975202342037738&amp;postID=3973803977521319662' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2985975202342037738/posts/default/3973803977521319662'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2985975202342037738/posts/default/3973803977521319662'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilhamwm.blogspot.com/2008/03/lampu-menyala-yang-mati.html' title='Lampu menyala yang mati'/><author><name>ilhamwm</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12537998420744564973</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vTn60hnWntY/SOtxO3vcjYI/AAAAAAAAAAM/YvjSHWQmTKk/S220/101_0744.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2985975202342037738.post-7816229255305703732</id><published>2008-02-18T06:01:00.000+07:00</published><updated>2008-02-18T06:02:52.243+07:00</updated><title type='text'>Manusia-Manusia Munafik</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Bencana alam seolah sudah menjadi teman akarab kita sehari-hari, banjir, tanah longsor, kebakaran hutan dan kekeringan di beberapa daerah bahkan “kebakaran jenggot” para pejabat negara ini. Tapi kok adil ya kalau dari dulu kita ngobok-obok pejabat terus, seolah-olah mereka salah terus dan rakyat selalu benar. Padahal rakyat juga banyak ndableknya sehingga bikin tatanan kehidupan alam, ideologi beserta saudara-saudaranya yang tergabung dalam poleksosbudhankam bersaudara menjadi kacau.&lt;br /&gt;Rakyat Indonesia seolah tidak mau peduli kalau harga minyak dunia itu naik terus dan susah turun sama seperti harga sembako di pasar tempat saya biasa beli beras merah dan jamu untuk istri saya. Namanya barang kalau semakin sedikit jumlahnya dan permintaannya semakin gila-gilaan ya harganya semakin mahal karena harus rebutan sama banyak orang, tapi rakyat Indonesia kan susah diajak berpikir seperti itu. Tahunya BBM harus murah terus kalau bisa disubsidi terus  ga peduli uang subsidinya hasil hutang atau bukan, repotnya kalau negara berhutang lagi yang ribut juga ga sedikit, sama seperti istilah “nyamuknya cuma satu kok, yang banyak temen-temenya.”&lt;br /&gt;K(e)redit motor yang mudah juga ikut menyumbang bengkaknya jumlah k(e)redit macet di Indonesia. Bayangkan menjelang lebaran Aidil Fitri tiba jumlah penjualan kendaraan bermotor khususnya roda dua melalui sistem k(e)redit meningkat namun setelah ritual mudik selesai jumlah motor yang ditarik dealer karena cicilannya berhenti hampir separuhnya. Nanti giliran negara ini susah kasih subsidi banyak yang teriak-teriak lagi, makanya bangsa ini kok banyak kena musibah, lha seneng banget jadi bangsa munafik.&lt;br /&gt;Yang lebih lucu lagi kemunafikan yang dilakukan oleh para aktifis kampus, LSM, dan para wartawan negara Indonesia yang sudah memberikan kita kewarganegaraan, daripada ga ada. Sering kita ngomong anti korupsi, anti kolusi dan anti nepotisme bahkan anti-anti yang lain sampai-sampai anti nikah (katanya, padahal emang ga laku) sehingga ga dapat jodoh juga tapi pada kenyataannya dilanggar juga tuh rentetan anti-nya. Giliran ditilang pak polis ngasih duit juga, nah kalau wartawan yang ngelanggar dia ngancem bakal di masukkin ke media tempat dia kerja, padahal jelas-jelas dia yang salah, alasannya lagi-lagi UU Pers dan selalu itu yang menjadi senjata.&lt;br /&gt;Lagi-lagi masyarakat juga selalu membuat ulah kaena memang banyak yang tidak paham, lha wong mahasiswa, aktifis dan insan pers juga ga paham dengan konsep yang dulu selalu diagung-agungkan dan terus-menerus disuarakan yakni demokrasi dan otonomi daerah. Mungkin kita yang dulu 1998 pernah turun dan berjuang dijalan baik mahasiswa, aktifis LSM dan pers serta aparat harus meminta maaf pada bangsa ini karena telah memberikan contoh buruk pelaksanaan demokrasi, sehingga masyarakat memberikan makna yang salah pada demokrasi.&lt;br /&gt;Memang kita seharusnya banyak bergaul di lingkungan sekitar kita, tidak lingkungan dalam kampus atau antar kampus saja, kalau bisa kita tongkrongin tuh pangkalan ojek, becak, dan  tukang sayur asal jangan pangkalan penimbunan BBM saja, nanti kita bisa kena dusta. Dengan bergaul ilmu yang kita dapat bisa kita amalkan sehingga masyarakat memiliki pandangan yang benar tentang demokrasi, sebab kalau kita mau mencari tahu dan mengamati, dalam benak masyarakat yang namanya demokrasi adalah demonstrasi, da demonstrasi itu rusuh. Ini menurut teori pembelajaran media, masyarakat belajar dan meniru konsep sikap dan perilaku dari media massa. Jadilah masyarakat belajar dari peristiwa 1998 yang menjadi simbol demokrasi di Indonesia&lt;br /&gt;Maka dari itu sudah sepantasnya kita mahasiswa, aktifis kampus dan LSM, aparatus erectus dan insan media harus meminta maaf atas kejadian 1998 sehingga memberikan pengetahuan yang salah tentang demokrasi. Begitu kalah pemilu Gara-gara hal ini pula rakyat menjadi lebih berani melanggar hukum atas nama reformasi dan demokrasi, lihat saja kasus penebang liar di daerah Boyolali, Tawangmangu, dan beberapa daerah lainnya berani melawan aparatus erectus ketika hendak ditangkap, parahnya warga ikut melindungi para penebang liar itu. Yang bikin jengkel dan sangat lucu ketika terjadi bencana tanah longsor dan banjir kok malah teriak-teriak kepada pemerintah kok ga becus mencegah bencana, ini salah satu kemunafikan bangsa Indonesia yang lainnya.&lt;br /&gt;Kalau sudah begini mahasiswa jangan hanya di kampus saja dan harus banyak bergaul dengan masyarakat karena tidak semua masyarakat ada di kampus, LSM jangan mau disetir pemberi dana karena negara dan bangsa kita adalah negara dan bangsa yang merdeka bukan jajahan mereka para pemberi dana, aparatus erectus harus memahami dan belajar ilmu sosial dengan benar karena itu tugas aparatus erectus dan selain itu warga sipilis bukan aparatus erectus jadi harus diperlakukan sesuai dengan kesipilisannya,  dan insan media massa jangan terjebak oleh Jakartaisme karena Indonesia kita itu Bhineka bukan boneka bukan hanya Jakarta dan bergaya hidup Jakarta yang selalu dilihat di infotainment. Dan pemerintah juga jangan sibuk membangun citra karena itu tugas humas, citra pemerintah terbangun karena kinerjanya bukan lewat foto, gerak tubuh, ataupun kata-kata yang teratur.&lt;br /&gt;Intinya jangan omdo alias omong dodol, kerja, kerja dan kerja, bukti,bukti dan bukti, jangan cuma diskusi habis itu basi karena masalah berganti setiap hari, polisi juga jangan aksi doang, diskusi juga biar ga berhati besi&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2985975202342037738-7816229255305703732?l=ilhamwm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilhamwm.blogspot.com/feeds/7816229255305703732/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2985975202342037738&amp;postID=7816229255305703732' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2985975202342037738/posts/default/7816229255305703732'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2985975202342037738/posts/default/7816229255305703732'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilhamwm.blogspot.com/2008/02/manusia-manusia-munafik.html' title='Manusia-Manusia Munafik'/><author><name>ilhamwm</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12537998420744564973</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vTn60hnWntY/SOtxO3vcjYI/AAAAAAAAAAM/YvjSHWQmTKk/S220/101_0744.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2985975202342037738.post-935860397420743014</id><published>2007-09-25T11:39:00.000+07:00</published><updated>2007-09-25T11:46:25.861+07:00</updated><title type='text'>Renungan "Basi" Kemerdekaan RI</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;ini tulisan basi, telat, tidak peka, tidak nasionalis. Bikin tulisan dalam rangka hari kemerdekaan tapi baru diposting sekarang. Maklum yang nulis agak pemalas dan terlalu lama berpikir. Kalau berpikirnya terlalu cepat takut dikira malas berpikir, ya sudah saya bikin lama saja supaya dibilang tel-mi. Tapi yang penting isinya, bukan bungkus, selamat menikmati, semoga lekas sembuh.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Hampir 62 tahun Indonesia merdeka, segala suka dan duka telah dilewati. Berbekal kejayaan kerajaan-kerajaan yang pernah ada, Indonesia melangkah untuk mewujudkan kembali kejayaan nusantara. Namun rupanya kita tidak pernah belajar dari kejayaan itu, kita hanya tahu kalau nusantara ini pernah berjaya dan tenggelam dalam memori-memori masa lalu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Kita memang tidak boleh melupakan sejarah dan mau belajar dari apa pernah terjadi dan kita lakukan, akan tetapi menjadi tidak baik bila kita menjadi manusia masa lalu seperti yang terjadi dengan bangsa ini. Bangsa Indonesia terjebak dalam kenangan-kenangan sehingga lupa dengan masa depan yang pasti tidak pasti. Kalau memang harus seperti untuk apa negara ini ada.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Oleh para pendiri negara ini, Indonesia adalah alat, sebagai jembatan emas, untuk mencapai kemakmuran, keadilan dan kesejahteraan bagi bangsa Indonesia. Mengingat dan belajar dari masa lalu dengan segala keberhasilan dan kegagalannya itu sangat penting, tetapi mengingat-ingat dan mencari-cari kesalahan masa lalu bukanlah hal yang baik. Ironisnya kita masih saja mengungkit-ungkit masa lalu dan terjebak dalam dendam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Kita lihat bagaimana umat Islam yang selalu saja membangga-banggakan kejayaan masa lalunya, umat Kristen yang membangga-banggakan kejayaan Eropa masa lampau, umat Hindu juga Budha yang terjebak dalam kebanggaan akan peradaban yang ditinggalkan. Padahal semua agama mengajarkan kita untuk melihat masa depan dan menjadikan masa lalu sebagai pelajaran untuk melangkah ke masa depan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Tidak bisa dipungkiri bahwa pengaruh feodalisme zaman kerajaan di Indonesia begitu mengakar hingga kedalam jiwa bangsa Indonesia. Dari masa ke masa kita tidak pernah bisa menerima kesalahan diri kita sendiri, setidaknya itu tampak ketika kita memberi dan menerima nasihat atau pendapat orang lain. Inilah yang tidak perhatikan dari masa lalu, kita lupa bahwa para raja yang dulu pernah berkuasa jatuh karena urusan mata, telinga dan mulut serta bawah perut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Hanya demi kepentingan kelompok dan diri sendiri kepentingan orang banyak dikorbankan. Feodalisme salah kaprah masih mengakar kuat dalam setiap sendi kehidupan manusia, ini sebenarnya masuk dalam budaya materialisme hanya saja bentuknya saja yang berbeda. Karena harta menjadi kekuasan baru maka berlomba-lombalah manusia-manusia Indonesia mengumpulkan harta. Alih-alih tujuan mengumpulkan untuk menjaga diri malah manusianya yang menjaga harta.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Karena harta banyak manusia Indonesia yang bermain-main dan mempermain-mainkan kata-kata yang diucapkan. Pegawai negeri dan pejabat benar-benar mentunaikan tugasnya, jadi korupsi itu menjadi sesuatu yang wajar, sebab korupsi adalah bentuk mentunaikan tugas, kalau tidak korupsi tugasnya tidak tunai alis lunas. Jadi kalau ada yang bilang mereka korupsi itu salah besar, sebab orang-orang ini hanya melaksanakan janji yang telah diucapkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Belajarlah dari masa lalu, bukan dijadikan dendam dan terkurung pada masa lalu. Jangan pernah menyesal karena salah memilih presiden, gubernur, bupati, camat, lurah, kepala dusun, ketua kelas dan lain-lain. Bukan salah presiden kalau gagal menyejahterakan rakyat , memberikan pekerjaan, mencerdaskan rakyat dan sebagainya dan lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Janji pemimpi(n) kita dulu adalah mengentaskan kemiskinan, membuka lapangan kerja, memberantas kebodohan dan kemiskinan, mengangkat harkat dan martabat bangsa dan janji-janji yang lain hingga membuat telinga kita “cumpleng”. Maka dari itu rakyat Indonesia tidak pernah sejahtera, karena kita mengentaskan kemiskinan, hasilnya semakin banyak yang menjadi miskin.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Semakin banyak pengangguran karena pemimpi(n) kita hanya membuka lapangan kerja dan tidak pernah memberikan pekerjaan. Demikian pula dengan semakin banyaknya penggusuran dan penindasan, sesuai dengan janji pemimpi(n) kita untuk memberantas kemiskinan dan kebodohan, akhirnya orang-orang yang miskin dan bodoh diberantas, dipenjarakan bahkan kalau perlu ditenggelamkan ke dalam lumpur Sidoarjo yang benar-benar dijadikan sebagai pusat pengentasan kemiskinan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Kembali belajar pada masa lalu, jangan jadikan negeri ini sebagai negeri simbol, hanya gara-gara simbol-simbol bangsa ini pernah alergi terhadap warna kuning. Apalagi setelah ada paradigma ba(r)u, ingat tahi itu kuning juga bau, jadinya kuning itu sama dengan bau, sama seperti gigi orang paradigma ba(r)u yang jarang digosok. Simbol berarti juga keterwakilan, itu dia biang susahnya bangsa ini. Karena bangsa ini suka dengan wakil-mewakili sampai-sampai absen mahasiswa pun diwakili, kesejahteraan rakyat pun cukup diwakili oleh orang-orang yang ada di gedung atap hijau di Senayan. Apa kata dunia???&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2985975202342037738-935860397420743014?l=ilhamwm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilhamwm.blogspot.com/feeds/935860397420743014/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2985975202342037738&amp;postID=935860397420743014' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2985975202342037738/posts/default/935860397420743014'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2985975202342037738/posts/default/935860397420743014'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilhamwm.blogspot.com/2007/09/renungan-basi-kemerdekaan-ri.html' title='Renungan &quot;Basi&quot; Kemerdekaan RI'/><author><name>ilhamwm</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12537998420744564973</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vTn60hnWntY/SOtxO3vcjYI/AAAAAAAAAAM/YvjSHWQmTKk/S220/101_0744.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2985975202342037738.post-6378025064405939760</id><published>2007-09-25T11:35:00.000+07:00</published><updated>2007-09-25T11:37:30.327+07:00</updated><title type='text'>Gu-Ru di diGugu dan ditiRu</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pendidikan merupakan suatu masalah penting bagi setiap negara, setiap bangsa, setiap manusia. Karakter suatu bangsa dibangun melalui program dan sistem pendidikan yang ada di negara tersebut. Contoh nyata ada di Indonesia, kita lihat saja bgaimana ruwetnya kehidupan bangsa ini tercermin dari ruwetnya kehidupan pendidikan di Indonesia. Kenapa banyak orang Indonesia gemar korupsi, tidak disiplin, tidak menghargai orang lain dengan segala kelebihan dan kekurangannya, hal ini terjadi karena dunia pendidikan kita mengajarkan seperti itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Kita dididik korupsi dengan banyaknya pungutan di sekolah, kita dididik tidak disiplin karena banyak guru yang tidak disiplin, kita diajarkan tidak menghargai orang lain karena banyak pendidik dan sistem pendidikan kita tidak menghargai orang yang kurang kemampuan akademiknya. Dengan kata lain dalam dunia pendidikan Indonesia seorang murid diajarkan untuk menjadi egois , individualis bahkan sedikit bengis.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Dalam kehidupan politik negara ini dapat dilihat betapa buruknya hasil pendidikan di negara ini. Kepentingan masyarakat dan negara kalah oleh kepentingan pribadi dan kelompok. Harta negara dan rakyat dipermainkan untuk memuaskan mata, mulut, perut dan bawah perut. Keselamatan orang lain terabaikan yang penting diri dan keluarganya selamat. Bahkan Tuhan yang Maha Esa digantikan oleh tuhan yang maha banyak, karena semakin banyak katanya semakin makmur.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Akhir-akhir kecelakaan di jalan raya meningkat cukup tinggi, hampir dua kali lipat, bahkan untuk kecelakaan roda dua naik lebih dari tiga kali lipat. Pola pendidikan juga berpengaruh pada masalah ini, dan jangan samapi ada yang menganggap tidak ada hubungannya. Mulai dari perilaku pengendara yang tidak tertib, tidak disiplin dan banyak berbuat curang di jalan. Lihat saja bagaimana sistem pendidikan kita yang secara tidak langsung mendidik manusia menjadi seperti itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Di jalan ada tata aturan yang harus ditaati, harus menghargai orang lain, ada hak dan kewajiban yang harus dijalankan, harus mampu membaca dan mematuhi simbol-simbol atau tanda-tanda yang merupakan nilai-nilai bagaimana seharusnya kita berperilaku. Tapi apakah semua orang bisa membaca simbol-simbol tadi, padahal simbol termasuk dalam komunikasi non-verbal yang paling mudah dipahami dari pada komunikasi verbal. Bila membaca simbol saja kurang baik tentunya mutu pendidikan di Indonesia patut dipertanyakan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Korupsi sangat membahayakan orang lain, tapi ternyata dunia pendidikan kita mengajarkan korupsi kepada murid melalui banyaknya pungli di sekolah. Maka tidak heran jika Dishub melakukan pungli untuk uji KIR, polisi menerima suap dari pelanggar lalu lintas, calo-calo berkeliaran di lokasi uji KIR, pengadilan lalu lintas, di kantor Samsat. Ini hasil dari dunia pendidikan Indonesia, melahirkan manusia curang, tidak humanis, kolot, lebih mengagungkan rasionalitas nominal serta angka-angka dari pada hati nurani dan budi pekerti. Maka tidak heran nominal angka lebih didahulukan dari pada rasa tanggung jawab yang menyangkut kehidupan orang lain.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Lalu mau sampai kapan kondisi seperti ini dibiarkan terjadi, apakah kita harus menunggu bis rombongan anak sekolah masuk ke jurang, seorang Muhammad Taufiq yang seorang pelawak tewas dengan tidak lucu setelah kendaraannya dihantam truk,atau mau menungu pejabat kita tewas di jalan akibat rangkaian kelicikan birokrasi yang basi. Kita tidak boleh menjadi orang basi yang seenaknya sendiri. Tidak tertib di jalan sama seperti korupsi karena kita telah mengambil hak orang lain.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pendidikan seharusnya mampu menciptakan manusia yang tidak kampungan, ndeso, katro, ironisnya orang kota lebih kampungan dari orang kampung yang tertib. Mobilnya mentereng, pendidkannya bahkan sampai (e)S teler, tapi kelakuannya di jalan membuat kita bertanya apakah orang ini mempunyai hati nurani dan mampu membaca atau tidak, ini keblinger namanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Sudah saatnya kita berpikir lebih jauh, keselamatan orang lain adalah tanggung jawab kita juga. Dimulai dari sekolah, pendidikan di rumah, dalam lingkungan sekitar. Dunia ini milik bersama, jalan raya milik bersama. Yang berjalan, berjalanlah ditempatnya, kendaraan bermotor dan kendaraan umum berjalanlah sesuai hak dan kewajibannya. Jangan korupsi, karena korupsi selain basi juga membuat manusia menangis kehilangan orang yang dikasihi. Jangan lagi ajari korupsi kepada generasi muda Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2985975202342037738-6378025064405939760?l=ilhamwm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilhamwm.blogspot.com/feeds/6378025064405939760/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2985975202342037738&amp;postID=6378025064405939760' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2985975202342037738/posts/default/6378025064405939760'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2985975202342037738/posts/default/6378025064405939760'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilhamwm.blogspot.com/2007/09/gu-ru-di-digugu-dan-ditiru.html' title='Gu-Ru di diGugu dan ditiRu'/><author><name>ilhamwm</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12537998420744564973</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vTn60hnWntY/SOtxO3vcjYI/AAAAAAAAAAM/YvjSHWQmTKk/S220/101_0744.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2985975202342037738.post-3060203179869401290</id><published>2007-04-26T11:01:00.000+07:00</published><updated>2007-04-26T11:14:28.574+07:00</updated><title type='text'>Tuhanku, Douglas  Mc. Arthur</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Tuhanku,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Bentuklah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;putraku&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menjadi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;manusia&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kuat. Agar&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menjadi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pemberani&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;manakala&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dirinya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;lemah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Menghadapi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dirinya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sendiri&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;manakala&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dia&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dalam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;keadaan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;takut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Jadikan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dia&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;manusia&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bangga&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;teguh&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dalam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kekalahan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Jujur&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;rendah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hati&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;serta&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berbudi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;halus&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ketika&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dalam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kemenangan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Bentuklah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;putraku&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menjadi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;manusia&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;semangatnya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tak&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pernah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mati,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Putra&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;selalu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mengingat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;Engkau&lt;/u&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mengenali&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dirinya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Tuhanku,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Aku&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mohon&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;agar&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;putraku&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dipimpin&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dalam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;jalan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tidak&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;mudah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;lunak,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Tetapi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dibawah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tekanan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;desakan,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kesulitan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tantangan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Didiklah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;putraku&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;supaya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tetap&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;teguh&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ditimpa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;badai&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mampu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;melimpahkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;cinta&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bagi mereka yg&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;gagal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Bentuklah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;putraku&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menjadi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;manusia&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berhati&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bening,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;cita-citanya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tinggi,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;putra&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sanggup&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;memimpin&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;dirinya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sendiri&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sebelum&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;memimpin&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;orang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Putra&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mampu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menjangkau&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;masa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;depan, tetapi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tidak&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;melupakan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;masa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;lalunya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ketika&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menggapainya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Aku&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;juga&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mohon,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;jadikan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pula&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;putraku&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;seorang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;jenaka&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;agar&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dalam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kesungguhan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tetap&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ceria.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Tuhanku.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Berilah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;juga&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dia&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kerendahan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hati&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;agar&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;selalu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ingat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kesederhanaan,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kearifan, kelembutan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kekuatan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;sejati.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Sehingga&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;suatu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;saat,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Aku, &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Ayahnya,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berani&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berkata,&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;“&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hidupku&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tidaklah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sia-sia “&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Ditulis&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;oleh&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jendral&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Tuhanku,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Bentuklah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;putraku&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menjadi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;manusia&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kuat. Agar&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menjadi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pemberani&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;manakala&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dirinya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;lemah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Menghadapi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dirinya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sendiri&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;manakala&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dia&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dalam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;keadaan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;takut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Jadikan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dia&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;manusia&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bangga&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;teguh&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dalam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kekalahan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Jujur&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;rendah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hati&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;serta&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berbudi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;halus&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ketika&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dalam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kemenangan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Bentuklah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;putraku&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menjadi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;manusia&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;semangatnya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tak&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pernah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mati,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Putra&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;selalu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mengingat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;Engkau&lt;/u&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mengenali&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dirinya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Tuhanku,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Aku&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mohon&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;agar&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;putraku&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dipimpin&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dalam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;jalan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tidak&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;mudah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;lunak,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Tetapi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dibawah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tekanan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;desakan,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kesulitan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tantangan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Didiklah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;putraku&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;supaya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tetap&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;teguh&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ditimpa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;badai&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mampu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;melimpahkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;cinta&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bagi mereka yg&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;gagal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Bentuklah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;putraku&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menjadi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;manusia&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berhati&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bening,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;cita-citanya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tinggi,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;putra&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sanggup&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;memimpin&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;dirinya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sendiri&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sebelum&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;memimpin&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;orang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Putra&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mampu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menjangkau&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;masa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;depan, tetapi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tidak&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;melupakan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;masa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;lalunya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ketika&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menggapainya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Aku&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;juga&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mohon,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;jadikan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pula&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;putraku&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;seorang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;jenaka&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;agar&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dalam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kesungguhan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tetap&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ceria.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Tuhanku.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Berilah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;juga&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dia&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kerendahan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hati&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;agar&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;selalu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ingat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kesederhanaan,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kearifan, kelembutan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kekuatan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;sejati.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Sehingga&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;suatu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;saat,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Aku, &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Ayahnya,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berani&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berkata,&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;“&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hidupku&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tidaklah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sia-sia “&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Ditulis&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;oleh&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jendral&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Douglas&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mc.&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Arthur&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2985975202342037738-3060203179869401290?l=ilhamwm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilhamwm.blogspot.com/feeds/3060203179869401290/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2985975202342037738&amp;postID=3060203179869401290' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2985975202342037738/posts/default/3060203179869401290'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2985975202342037738/posts/default/3060203179869401290'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilhamwm.blogspot.com/2007/04/tuhanku-douglas-mc-arthur.html' title='Tuhanku, Douglas  Mc. Arthur'/><author><name>ilhamwm</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12537998420744564973</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vTn60hnWntY/SOtxO3vcjYI/AAAAAAAAAAM/YvjSHWQmTKk/S220/101_0744.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2985975202342037738.post-3316164552808271026</id><published>2007-04-17T12:27:00.000+07:00</published><updated>2007-09-25T11:51:34.739+07:00</updated><title type='text'>sapimu, sapiku sapi siapa (from Mailing List)</title><content type='html'>&lt;p  style="color: rgb(51, 102, 255);font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;**DUA EKOR SAPI DAN IDEOLOGI**&lt;br /&gt;Anda mempunyai dua ekor sapi.&lt;br /&gt;Dan apa yang akan terjadi dengan Anda sangat&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;tergantung dari ideologi yang berlaku....&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p face="trebuchet ms" style="color: rgb(51, 102, 255);" class="MsoNormal"&gt; FEODALISME =&gt; Anda punya dua ekor sapi danpenguasa akan mengambil sebagian susunya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p face="trebuchet ms" style="color: rgb(51, 102, 255);" class="MsoNormal"&gt;SOSIALISME =&gt; Pemerintah akan mengambil sapi Anda, meletakkannya di kandang  bersama-sama dengan sapi-sapi milik orang lain. Anda diharuskan memelihara sapi tersebut dan pemerintah akan memberi Anda susu sesuai kebutuhan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p face="trebuchet ms" style="color: rgb(51, 102, 255);" class="MsoNormal"&gt;FASISME =&gt; Anda punya dua ekor sapi. Pemerintah membayar Anda untuk memeliharanya, kemudian menjual susunya kepada Anda.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p face="trebuchet ms" style="color: rgb(51, 102, 255);" class="MsoNormal"&gt;KOMUNISME =&gt; Anda punya dua ekor sapi. Semua tetangga ikut memeliharanya dan susu yang dihasilkan dibagi rata.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p face="trebuchet ms" style="color: rgb(51, 102, 255);" class="MsoNormal"&gt;DIKTATORIAN =&gt; Anda punya dua ekor sapi. Pemerintah mengambil keduanya dan membunuh Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p face="trebuchet ms" style="color: rgb(51, 102, 255);" class="MsoNormal"&gt;MILITERIANISME =&gt; Pemerintah mengambil kedua sapi Anda dan memanggil Anda untuk mengikuti wajib militer.&lt;br /&gt;&gt; &gt; &gt; &gt;&lt;/p&gt;&lt;p face="trebuchet ms" style="color: rgb(51, 102, 255);" class="MsoNormal"&gt;DEMOKRASI =&gt; Pemerintah menjanjikan akan memberi dua ekor sapi jika Anda memilih kembali partainya. Ketika pemilu  selesai, presiden terpilih dituduh terlibat 'sapi politik' dan media &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;massa&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; menyebutnya sapigate.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p face="trebuchet ms" style="color: rgb(51, 102, 255);" class="MsoNormal"&gt;KAPITALISME =&gt; anda punya dua ekor sapi. anda jual seekor dan hasilnya dibelikan sapi jantan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p face="trebuchet ms" style="color: rgb(51, 102, 255);" class="MsoNormal"&gt;ENVIRONMENTALISME =&gt; Anda mempunyai dua ekor sapi. Pemerintah melarang Anda mengambil susunya ataupun membunuh mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p face="trebuchet ms" style="color: rgb(51, 102, 255);" class="MsoNormal"&gt;FEMINISME =&gt; Anda mempunyai dua ekor sapi. Mereka menikah dan mengadopsi anak sapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p face="trebuchet ms" style="color: rgb(51, 102, 255);" class="MsoNormal"&gt;BUMNISME =&gt; Anda mempunyai dua ekor sapi, tiap hari diperah susunya, enggak pernah dikasih makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p face="trebuchet ms" style="color: rgb(51, 102, 255);" class="MsoNormal"&gt;KONGLOMERASI =&gt; Anda mempunyai dua ekor sapi, besok-besok telah melahirkan kuda, kambing , kodok, ikan, gurita dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p face="trebuchet ms" style="color: rgb(51, 102, 255);" class="MsoNormal"&gt;KORUPSISME =&gt; Anda mempunyai dua ekor sapi, menurut catatan, seharusnya anda  hanya punya dua kodok saja!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p face="trebuchet ms" style="color: rgb(51, 102, 255);" class="MsoNormal"&gt;KOLUSISME =&gt; Anda mempunyai dua ekor sapi,bersamanya anda dapat mendapatkan 2 banteng, 2 macan, 2 singa, 2 kuda.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p face="trebuchet ms" style="color: rgb(51, 102, 255);" class="MsoNormal"&gt;NEPOTISME =&gt; Anda mempunyai dua ekor sapi, teman-teman si sapi ternyata jadi milik anda juga semuanya !&lt;/p&gt;&lt;p face="trebuchet ms" style="color: rgb(51, 102, 255);" class="MsoNormal"&gt;MATERIALISME =&gt; Anda mempunyai dua ekor sapi dan tidak pernah menolak dibawa ke PI mall dan Plaza senayan. &lt;/p&gt;&lt;p face="trebuchet ms" style="color: rgb(51, 102, 255);" class="MsoNormal"&gt;KANIBALISME =&gt; Anda mempunyai dua ekor sapi, enggak pernah mau makan rumput,kecuali daging sapi !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p face="trebuchet ms" style="color: rgb(51, 102, 255);" class="MsoNormal"&gt;REFORMASISME =&gt; Anda mengira mempunyai dua ekor  sapi, ternyata cuma ekornya saja !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p face="trebuchet ms" style="color: rgb(51, 102, 255);" class="MsoNormal"&gt;NARKOBAISME =&gt; Anda mempunyai dua ekor sapi, ditukar dengan 1 gram shabu-shabu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p face="trebuchet ms" style="color: rgb(51, 102, 255);" class="MsoNormal"&gt;MUNAFIKISME =&gt; Anda mempunyai dua ekor sapi, ternyata anda juga seekor sapi...!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p face="trebuchet ms" style="color: rgb(51, 102, 255);" class="MsoNormal"&gt;PROVOKATISME =&gt; Anda mempunyai dua ekor sapi, bisa menghasut anda untuk berbuat aneh-aneh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p face="trebuchet ms" style="color: rgb(51, 102, 255);" class="MsoNormal"&gt;AMERIKANISME =&gt; Anda mempunyai dua ekor sapi, sangsi untuk sapi yang satu sangat berbeda dengan yang lainnya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p face="trebuchet ms" style="color: rgb(51, 102, 255);" class="MsoNormal"&gt;ROMANTISISME =&gt;Anda mempunyai dua ekor sapi, tiba-tiba minta dinikahkan hari itu juga!!&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(51, 102, 255); font-family: trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2985975202342037738-3316164552808271026?l=ilhamwm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilhamwm.blogspot.com/feeds/3316164552808271026/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2985975202342037738&amp;postID=3316164552808271026' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2985975202342037738/posts/default/3316164552808271026'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2985975202342037738/posts/default/3316164552808271026'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilhamwm.blogspot.com/2007/04/dua-ekor-sapi-dan-ideologi-anda.html' title='sapimu, sapiku sapi siapa (from Mailing List)'/><author><name>ilhamwm</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12537998420744564973</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vTn60hnWntY/SOtxO3vcjYI/AAAAAAAAAAM/YvjSHWQmTKk/S220/101_0744.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2985975202342037738.post-940305721830468454</id><published>2007-04-17T12:24:00.000+07:00</published><updated>2007-09-25T11:52:12.581+07:00</updated><title type='text'>laptop punya siapa (from Mailing List)</title><content type='html'>&lt;p&gt;&gt; Anggota DPR: "Mba, laptopnya salah."&lt;br /&gt;&gt; Customer Service: "Salah gimana pak?"&lt;br /&gt;&gt; Anggota DPR: "Laptopnya nggak mau hidup."&lt;br /&gt;&gt; CS: "Sudah tekan tombol power pak?"&lt;br /&gt;&gt; Anggota DPR: "Tombol powernya sebelah mana mba?" &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&gt; **** &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&gt; Anggota DPR: "Mba, saya mau konek ke internet nggak bisa, kenapa ya?"&lt;br /&gt;&gt; Customer service: "Nggak bisanya kenapa?"&lt;br /&gt;&gt; Anggota DPR: "Saya ketik &lt;a href="http://www.playboy.com/" target="_blank"&gt;www.playboy.com&lt;/a&gt;, gambarnya nggak keluar."&lt;br /&gt;&gt; Customer service: "Pesan errornya apa pak?"&lt;br /&gt;&gt; Anggota DPR: "Nggak ada pesan error, pokoknya saya ketik playboy.com di&lt;br /&gt;&gt; addressnya, nggak muncul gambar sama sekali." &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&gt; Customer service: "Bapak koneksi internetnya pakai apa, dial up, hotspot?"&lt;br /&gt;&gt; Anggota DPR: "Pakai gambar yang ada tulisan e (maksudnya internet&lt;br /&gt;&gt; explorer)."&lt;br /&gt;&gt; Customer service: "Maksudku, bapak langganan internetnya pakai ISP apa, lalu&lt;br /&gt;&gt; cara koneksi internetnya pakai dial-up atau hotspot, mungkin settingnya ada&lt;br /&gt;&gt; yang salah."&lt;br /&gt;&gt; Anggota DPR: "ISP itu apa sih mba?"&lt;br /&gt;&gt; Customer service: "Wah ini sih 50 x 2 pak.."&lt;br /&gt;&gt; Anggota DPR: "Apa tuh mba?"&lt;br /&gt;&gt; Customer service: "&lt;st1:place st="on"&gt;CAPE&lt;/st1:place&gt;' DEH!!" &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&gt; ****** &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&gt; Anggota DPR: "Mba' saya ingin daftar account di yahoo.com kok nggak bisa&lt;br /&gt;&gt; ya?"&lt;br /&gt;&gt; Customer service: "Nggak bisa kenapa pak?"&lt;br /&gt;&gt; Anggota DPR: "&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; tulisan, paswort is nat long inof, suld bi mor ten 8&lt;br /&gt;&gt; karakter"&lt;br /&gt;&gt; Customer service: "Itu maksudnya, password bapak minimal 8 huruf."&lt;br /&gt;&gt; Anggota DPR: "Oooo...oke deh.., saya coba dulu." &lt;tunggu&gt;&lt;br /&gt;&gt; Anggota DPR: "Mba password minimal delapan huruf itu delapannya pakai angka&lt;br /&gt;&gt; 8 atau ejaan delapan?"&lt;br /&gt;&gt; Customer service: "Maksudnya?"&lt;br /&gt;&gt; Anggota DPR: "Saya suda tulis di kolom password minimal 8 huruf, tapi&lt;br /&gt;&gt; bingung mau tulis delapannya, pakai angka delapan atau ejaan huruf&lt;br /&gt;&gt; 'delapan'."&lt;br /&gt;&gt; Customer service: "Ketik ini aja pak..C Spasi D."&lt;br /&gt;&gt; Anggota DPR: "Apa tuh?"&lt;br /&gt;&gt; Customer service: "&lt;st1:place st="on"&gt;CAPE&lt;/st1:place&gt;' DEH !!!" &lt;/tunggu&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&gt; **** &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&gt; Anggota DPR: "Mba' kalau muter film di laptop, gimana caranya ya?&lt;br /&gt;&gt; CS: "&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt; dvd playernya &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt; pak?"&lt;br /&gt;&gt; Anggota DPR: "Sebelah mana tuh mba?"&lt;br /&gt;&gt; CS: "Disamping kanan, pak. kalau di tekan tombolnya nanti, piringan discnya&lt;br /&gt;&gt; keluar."&lt;br /&gt;&gt; Anggota DPR: "Ooooo.... yang keluar itu, piringan disc ya? Udah patah tuh&lt;br /&gt;&gt; kemarin."&lt;br /&gt;&gt; CS: "Kok bisa patah?"&lt;br /&gt;&gt; Anggota DPR: "Saya kira tempat buat naruh gelas minuman." &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&gt; ****** &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&gt; Anggota DPR: "Komputer saya rasanya kena virus"&lt;br /&gt;&gt; CS: "Virus apa tuh pak?"&lt;br /&gt;&gt; Anggota DPR: "Kurang tahu juga, setiap mau cetak ke printer, selalu ada&lt;br /&gt;&gt; tulisan kennot fain printer."&lt;br /&gt;&gt; CS: "Itu mungkin salah setting pak."&lt;br /&gt;&gt; Anggota DPR: "Settingnya udah bener kok, kemarin aja bisa nyetak, tapi&lt;br /&gt;&gt; sekarang nggak bisa. Saya sudah tunjukkin printernya di depan laptop, tetap&lt;br /&gt;&gt; aja dia terus-terusan "searchng printer not found." Kayanya webcamnya rusak,&lt;br /&gt;&gt; nggak bisa lihat printer."&lt;br /&gt;&gt; CS: "Mendadak laper nih Pak, ingin makan tape.."&lt;br /&gt;&gt; Anggota DPR: "Lho..kok begitu?"&lt;br /&gt;&gt; CS: "TAPE DEH !!!!" &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&gt; ******** &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&gt; Anggota DPR: "Mba, kalau mau baca blognya si artist anu dimana ya?"&lt;br /&gt;&gt; CS: "Bapak cari aja di google."&lt;br /&gt;&gt; Anggota DPR: "Tapi si artist anu nggak kerja di google kok mba, saya tahu&lt;br /&gt;&gt; persis." &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&gt; Capeeek deeehhh..... ......... .... !!!! &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2985975202342037738-940305721830468454?l=ilhamwm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilhamwm.blogspot.com/feeds/940305721830468454/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2985975202342037738&amp;postID=940305721830468454' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2985975202342037738/posts/default/940305721830468454'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2985975202342037738/posts/default/940305721830468454'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilhamwm.blogspot.com/2007/04/anggota-dpr-tombol-powernya-sebelah.html' title='laptop punya siapa (from Mailing List)'/><author><name>ilhamwm</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12537998420744564973</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vTn60hnWntY/SOtxO3vcjYI/AAAAAAAAAAM/YvjSHWQmTKk/S220/101_0744.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
